DI dunia migas terkadang secara tidak menyadari bangsa indonesia mampu bahkan telah mendunia mampu memenuhi kebutuhan permigasan didunia,selagi tidak ada campur tangan prusak infestasi yg mematikan pasaran pekerjaan, outsourcing hanya merugikan negara dan pekerja
cara terbaik adanya usaha pemerintah utk menghapuskan outsoursing ditunggu para buruh
kita kembali ketopik''
modul''banyak di google pencarian tidak akan diketemukan apakah itu modul
(gambar 1)
modul tanpak samping,fungsi nya sebagai kompresor gas,penunjang pertambangan,penyulingan gas dari lokasi penambangan yg biasanya untuk memisahkan komponen2 gas campur menjadi gas utuh,,artinya gas siap pakai,siap di komersialkan kepasar baik LPG .LNG.
pertanyaannya apakah pertamina mampu memenuhi kebutuhan pasar dimasa depan....kebenyakan modul di operasikan oleh pertambangan asing,tidak diketemukan usaha BUMN memilikinya
miris,sebuah negara konsumsi gas terbesar kawasn asia indonesia tiidak mampu menyerap skill work yg dimiliki putra-putri indonesia
pajak yg diserap dari proyek ini bisa mencapai Rp 320jt/bulan x 10 bln proyek dari para pekerja asal tidak melalui outsoursing,langsung PT INDUKNYA,jelas tidak memanipulasi data seperti subcontraktor
yg mengatasnamakan outsoursing

