Senin, 08 Desember 2014
mencangkok durian
Untuk mencangkok tanaman Durian Kita memerlukan
alat alat yg di perlukan adalah
Alat-alat yg diperlukan :
1. Pisau yg kuat dan tajam.
2. Serabut kelapa atau plastik kresek.
3. Tali atau karet ban dalam bekas.
4. paku panjang 10 cm.
5. Ember atau apa saja media lain utk menampung air.
6. kursi/tangga/stegger, jika cabang terlalu tinggi.
7. Campuran tanah subur : Pupuk kandang : serabuk gergaji perbandingan 1:1:1
Setelah mempersiapkan alat dan bahan kita harus melakukan langkah langkah mencangkok, yaitu:
1. Pertama, pastikan bahwa induk semang tanaman adalah dari varietas unggul, agar hasilnya nanti adalah bibit unggul juga.
2. Tentukan cabang yg lurus dan cukup besar agar nanti pohon cukup kuat utk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiameter 3 cm.
3. Selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Kerat sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
4. Buang kulit antara keratan tadi.
5. Setelah kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.
6. Ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
7. Bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yg sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
8. Ikat bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.
9. Buat lubang-lubang utk pembuangan air berjarak 1 cm antar lubangnya (jika medianya adalah plastik).
10. Siram air sampai air menetes dari cangkokan.
Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu utk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Utk memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yg cukup banyak, biasanya sampai menembuas plastik atau serabut pembungkus.
Jika kondisi ini sudah memenuhi syarat, potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak rusak.
Kurangi daun dan ranting. sisakan beberapa lembar daun saja.
Senin, 01 Desember 2014
HARGA MINYAK Harga minyak WTI akhir pekan 30/11/2014
NEW YORK. Keputusan Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC) untuk tidak memangkas produksi menyebabkan harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) anjlok tajam.
Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, harga kontrak minyak untuk pengantaran sebulan ke depan ditutup dengan penurunan US$ 7,54 atau 10,2% menjadi US$ 66,15 per barel. Ini merupakan level harga terendah sejak 2009 lalu.
Sedangkan harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran satu bulan ke depan turun sekitar US$ 2 menjadi US$ 70,45 per barel, level terendahnya sejak Juli 2010.
Seperti yang diketahui, pada pertemuan Kamis (27/11) lalu, Arab Saudi tidak mengindahkan imbauan negara-negara kecil anggota OPEC untuk memangkas produksi minyak mereka. Para trader memprediksi, harga minyak akan merosot lebih dalam lagi pada pekan depan.
Menurut trader, jika harga minyak WTI menyentuh level terendah Mei 2010 di posisi US$ 64,24, maka, secara teknikal harga minyak WTI menguji level support di bawah US$ 60 menuju US$ 58,32 per barel yang tercipta pada Juli 2009 lalu.
"Ada pendapat bahwa aksi jual kemarin sudah berakhir. Namun, tidak semua orang sudah kembali beraktivitas setelah libur Thanksgiving. WTI akan kembali tergerus sebanyak beberapa dollar pada pekan depan dan akan menguji level terendahnya lagi," jelas John Kilduff, partner energy hedge fund Again Capital di New York.
Sementara itu, Bill Hubard, chief economist Markets.com menilai, suplai minyak dunia masih akan berlebih. "Saya rasa level US$ 70 per barel akan menjadi level baru," imbuhnya.
Sedangkan harga minyak Brent diramal akan tergerus 15% di sepanjang November. Jika hal ini terjadi, maka penurunan tersebut merupakan penurunan bulanan terbesar sejak 2008 silam. Saat ini, harga minyak Brent sudah anjlok 30% sejak Juni, jatuh dari level US$ 115 per barel.
"Pasar saat ini mencari paradigma baru, kisaran harga minyak baru yang akan tercipta. Mereka menebak-nebak," jelas Eugen Weinberg, head of commodities research Commerzbank di Frankfurt.
Editor: Barratut Taqiyyah
SUMBER: CNBC
Jumat, 28 November 2014
bung tomo 1945,detik-detik kemerdekaan
Inilah isi Pidato Bung Tomo yang membakar semangat rakyat Surabaya untuk mengangkat senjata melawan tentara Inggris dan Belanda yang terjadi pada bulan November 1945, yang akhirnya kita kenal sekarang sebagai Hari Pahlawan 10 November.
Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol
nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Berikut pidato dari Bung Tomo tersebut :
Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol
nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Berikut pidato dari Bung Tomo tersebut :
Merdeka!!!
Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia,
teroetama,
saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea. Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang. Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan.
Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.
Saoedara-saoedara,
didalam pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahwa ra’jat Indonesia di Soerabaja
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli dan seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,
didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng- kampoeng,
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana
Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe,
Dengan mendatangkan presiden dan pemimpin- pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadaannja.
Saoedara-saoedara,
didalam pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahwa ra’jat Indonesia di Soerabaja
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli dan seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,
didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng- kampoeng,
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana
Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe,
Dengan mendatangkan presiden dan pemimpin- pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadaannja.
Saoedara-saoedara, kita semuanja, kita bangsa Indonesia jang ada di Soerabaja ini akan menerima tantangan tentara Inggris ini.
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggris jang ada di Soerabaja ingin mendengarkan djawaban ra’jat Indonesia,
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini
Dengarkanlah ini hai tentara Inggris, ini djawaban ra’jat Soerabaja, ini djawaban pemoeda Indonesia
kepada kaoe sekalian
Hai tentara Inggris!,
kepada kaoe sekalian
Hai tentara Inggris!,
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe,
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe
Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan jang ada, Tetapi inilah djawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah dan putih, maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!
Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja,
siaplah keadaan genting tetapi saja peringatkan sekali lagi,
djangan moelai menembak, baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.
Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
djangan moelai menembak, baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.
Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.
Dan kita jakin, saoedara-saoedara, pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara, Toehan akan melindungi kita sekalian
Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!
pertjajalah saoedara-saoedara, Toehan akan melindungi kita sekalian
Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!
Selasa, 25 November 2014
:: Ada Mayat di atas kubah Masjid an Nabawi? Benar at...
:: Ada Mayat di atas kubah Masjid an Nabawi? Benar at...: Silahkan perhatikan gambar ini baik-baik, silahkan di zoom (diperbesar) Apa yang berada di atas kubah Masjid An-Nabawi itu ialah jen...
Senin, 24 November 2014
Alasan Mengapa Indonesia Jadi Sasaran Penjajah! DIPOSKAN OLEH AYUUKAWAII DI 19.51 RABU, 26 MEI 2010
Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya.
Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.
Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.
Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.
Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.
Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.
Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.
Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.
Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.
Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.
Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.
http://serbamacem.blogspot.com
Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.
Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.
Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.
Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.
Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.
Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.
Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.
Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.
Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.
Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.
http://serbamacem.blogspot.com
Minggu, 23 November 2014
IBLIS
Ilustrasi by google
Dalam kitab syarh NASHOIHUL IBAD di jelaskan mengenai kelompok anak cucu iblis yang menggoda manusia sebanyak Sembilan golongan, yaitu :
1. Kelompok atau syetan yang bernama ZALITUN/zallinbur, yang merusak hukum jual beli secara syar’iyyah, dengan mentalbiskan antara Haq dan batil, sehingga tersamarkanlah yang batil menyerupai yang haq, merka menggoda manusia di pasar pasar, hingga terjadi tipu menipu yang menyesatkan.
2. Kelompok atau syetan yang bernama WATSIN, yang merusak hati dan akal hingga rusak akhlak dan iman, karena ia dan kelompoknya menggoda bagi manusia yang tengah di timpa musibah, dalam kelompok ini ada juga yang bernama TABBARUN, dia (tabbarun) akan membuat manusia yang kena musibah yang telah rusak akal dan iman nya, menganggap teriakan dan tangisan meratapi musibah, memukul mukul pipi atau lain sebagainya adalah sesuatu yang indah pada saat terkena musibah, maka gelaplah hati dan akal hingga tak jarang manusia mengambil keputusan yang sangat merugikan dirinya dan binasa tanpa membawa bekal iman sama sekali. Dan celakanya, musibah hanya bagaikan “tontonan” dan cerita pendek yang mudah dilupakan tanpa mengambil hikmah, yang pada akhirnya tak jarang musibah berulang dengan kejadian yang sama.
3. Kelompok atau syetan yang bernama A’WAN, yang merupakan penggoda untuk para penguasa agar menjadi dzolim dan kawan setianya mendzolimi manusia, dengan mentalbiskan sesuatu yang haq dengan kebatilan, seingga kebatilan menjadi sesuatu yang lumrah dan wajar,sehingga korupsi bertebaran di setiap manusia yang memiliki kekuasaan, berteriak atas nama ummat dan masyarakat yang sesungguh nya adalah hanya “bagi bagi jatah” kekuasaan, bahkan Allah SWT dalam Al Qur,an telah menyindir dengan sindiran yang keras, Firman Allah SWT;
KETIKA ORANG ORANG YANG DZOLIM ITU BERKATA, SESUNGGUHNYA KAMI TELAH BERBUAT KEBAJIKAN DAN ALLAH SWT MENJAWAB :“SESUNGGUHNYA MEREKA ITULAH YANG MELAKUKAN KERUSAKAN (FASAD) AKAN TETAPI MEREKA TIDAK MENYADARI NYA”.
4. Kelompok atau syetan yang bernama HAFFAF, dia merupakan syetan yang mentalbiskan rasa tidak enak menjadi rasa yang nikmat dan lezat dari khamar atau minuman keras, menampakkan manfaat sejelas-jelasnya daripada mudharat khamar, menyelimuti rasa pahit dengan rasa manisnya gengsi dan kesombongan dunia dalam kemasan dan rasa khamar, hingga tenggelamlah manusia dalam nafsu tanpa akal.
5. Kelompok atau syetan yang bernama MURROH, dia merupakan pasukan penggoda dari peniup seruling ( nashoihul ibad bab Sembilan Sembilan maqolah ketiga) dan music, membuai manusia dengan keindahan suara-suara music, memanjakan akal manusia dengan suara-suara music,tenggelam dalam hayalan-hayalan yang pada akhir nya manusia lalai akan kewajibannya, dan sama sekali tidak mengenal jati dirinya, mendorong manusia menumpahkan khayalannya kedalam syair-syair membuai dan sesat serta mendorong manusia untuk berbuat maksiat. Terkecuali syair-syair yang tercipta dari para pemuja dan pecinta Allah SWT, dan para pensyi’ar agama Allah SWT berisikan tentang ajakan dan nasihat untuk mengagungkan Alloh SWT.
6. Kelompok atau syetan yang bernama LAQUS, dia merupakan syetan yang menggoda manusia secara bersamaan dengan saudaranya yaitu WALHAN, pada mulanya LAQUS adalah yang didik oleh iblis dan azazil untuk mendorong manusia zaman para Nabi nabi agar menyembah api, sehingga api dapat menyerupai bentuk binatang buas dan lain sebagai nya, sehingga manusia saat itu menjadi takut dan was was serta ragu akan mukjizat Allah SWT kepada para Nabi, dan Allah SWT melindungi para Nabi dari gangguan jenis syetan ini, seiring perkembangan zaman dan teknologi, maka iblis menciptakan tiga nama untuk anak cucunya agar dapat menggoda manusia sampai hari kiamat, yaitu;
A’WAR ; yaitu yang menggoda kaum laki laki dengan menghangatkan kelamin dengan tiupannya, hingga mendorong untuk berzina, dan sebaliknya bagi yang telah menikah secara syar’iyyah, Wanita yang bukan muhrim akan di tambah kehangatan nya dari pada istri yang syah menurut hukum syar’i.
WASNAAN ; syetan ini menggoda pada waktu waktu sholat dan ibadah dengan rasa kantuk dan menyelimuti orang orang yang tidur dengan selimut ciptaannya yang hangat pada saat cuaca dingin dan rasa takut akan sakit apabila terkena air untuk bersuci, dan saat cuaca panas dia mampu untuk melenyapkan rasa panas saat manusia terlelap tidur.
ABYAD ; apabila kedua syetan itu tak mampu menggoda manusia dengan godaan
godaan diatas, di karenakan manusia tersebut memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi (para wali), maka ABYAD inilah yang akan turun tangan menggoda manusia setingkat para wali keimanan nya, dengan membiarkan manusia tersebut memiliki sebanyak banyak nya pengikut yang memuji nya, dengan mencari pengikut sang taqwa yang lemah iman tapi pintar akal nya, guna mengacaukan fikiran sang taqwa, dan mencari pengikut dari sang taqwa yang hati nya berpenyakit dengki dan tamak,sombong dan keras hati, yang inti nya sang taqwa akan di serang dan di goda melalui pengikut nya sendiri,hingga sang taqwa merasa tidak mampu untuk meluruskan pengikut nya tersebut, hingga ABYAD dapat mencampurkan kemusyrikan dalam ibadah sang taqwa secara halus dan sangat samar. Intinya mereka yang memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi harus berupaya sungguh sungguh agar selamat dari godaan syetan ABYAD.
saat ini sesuai zaman yang kian maju, ketiga syetan itu menggoda manusia bersama dengan Laqus sebagai komandonya menggoda manusia dalam mencari ilmu dan ibadah melalui teknologi elektronika agar membuat dan melihat sesuatu yang jelas jelas dilarang oleh Agama, karena setiap alat elektronik mengandung zat api hingga mudah sekali mereka membuat manusia tergelincir kedalam kemaksiatan.
7. Kelompok atau syetan yang bernama MASUTH (mathuun), merupakan syetan yang menggoda manusia melalui lidah manusia, membuat berita bohong,perkataan yang keji,perkataan yang menyakiti hati manusia lain,perkataan yang merugikan orang lain, fitnah dan lain sebagainya, dia (masuth) mengarahkan pandangan mata manusia kearah yang akan membuat manusia melihat sesuatu keindahan semu, tubuh lawan jenis maupun sejenis, hingga mudah bagi masuth untuk mendorong manusia berkata kata yang kotor, dan menciptakan kekejian dan maksiat melalui lisan.
8. Kelompok atau syetan yang bernama DASIM, semua dzuriyyat syetan bekerja menggoda manusia siang dan malam tak kenal lelah, namun yang paling populer di kalangan syetan dari zaman ke zaman adalah dasim, karena hampir 99 % kekalahan manusia oleh syetan jenis ini, karena paling di lupakan manusia, dia (dasim) adalah penggoda yang khusus berada di rumah rumah manusia,dia menggoda para istri di rumah, anak anak, pembantu rumah tangga,tukang kebun dan siapa saja yang berada di dalam rumah tersebut, hingga mendorong manusia untuk melakukan Talak, pukul memukul dan caci memaki, serta "khuluk" (talak yang dilakukan istri terhadap suami dengan cara yang tak sesuai Hukum) istri terhadap suami, semua itu tanpa pertimbangan melalui hukum syar’i dan ahkamul ahsan para Ulama’. dasim termasuk syetan yang populer dan seluruh kalangan syetan tak pernah menolak untuk membantu nya dalam bertugas.
9. Yang terakhir adalah kelompok atau syetan yang bernama WALHAN, dia khusus menggoda manusia manusia ahli ibadah, Ulama’, ustadz, dan semua manusia yang tingkat kesabaran dan ketaqwaan nya tinggi, seperti yang telah di jelaskan diatas, walhan bekerja sama dengan LAQUS, bedanya adalah, walhan selalu mencari cari kesempatan lebih cermat dari pada laqus,dia menjaga manusia dari mulai bangun dari tidur sampai tidur lagi, dari permulaan niat ibadah sampai akhir pelaksanaan ibadah. Hingga Nabi kita Nabi Besar Muhammad SAW dalam hadits nya berkata ;
“Dalam berwudlu ada syetan, yaitu walhan, takutlah akan dia, dan hindarilah” (Nashoihul ibad)
Maksud dari takut kepada syetan adalah bukan takut akan wujudnya, tetapi takut akan godaannya dan terpengaruh perbuatan yang di inginkan si syetan tersebut, karena walhan dan laqus akan membuat manusia merasa kurang dalam memakai air untuk bersuci, hingga terjadilah mubadzir dalam menggunakan air untuk bersuci (isti'malil ma), dan dalam mandi suci untuk mengangkat hadats besarpun manusia akan di goda dengan perasaan “sudah benar” dalam pelaksanaannya, dan menganggap hal tersebut kurang penting untuk di pelajari rukun dan syaratnya yang sesuai dengan hukum syar”i. maka kalimat “hindari” dalam hadits ini adalah, manusia benar benar memperhatikan “niat” dan rukun dan syarat sahnya bersuci/berwudlu, dan niat untuk melakukan semua amal ke bajikan.
Jamaah yang di muliakan Alloh SWT, maka dari itu, marilah kita meningkatkan Iman dan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT, dengan senantiasa memuji Nya, menyembah Nya, mendahulukan Dia atas segala gala nya, memohon perlindungan hanya kepada Nya, karena Islam menjelaskan bahwa, “apabila ada orang yang merasa ada pada dirinya musuh yang paling gigih selain nafsu dan syetan, maka orang itu belum mengenal dirinya, dan apabila ada orang yang merasa ada di dirinya penolong selain Alloh SWT, maka dia belum mengenal Tuhan nya”.(Nasoihul ibad)
Semoga kita semua termasuk orang orang yang bertaqwa, amin….
“Robbana, na’udzubika min hamazatissyayatiin, wa na’udzubika ya Robbana an yakhduruun..” Robbana atina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, wakina 'azabannaar, Allohumma solli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘ala alihi wasohbihi wa sallam….,
Subhanakawlohumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika…”
Wassalamu’alaikum wr,wb
wallahu a'lam bissawab
1. Kelompok atau syetan yang bernama ZALITUN/zallinbur, yang merusak hukum jual beli secara syar’iyyah, dengan mentalbiskan antara Haq dan batil, sehingga tersamarkanlah yang batil menyerupai yang haq, merka menggoda manusia di pasar pasar, hingga terjadi tipu menipu yang menyesatkan.
2. Kelompok atau syetan yang bernama WATSIN, yang merusak hati dan akal hingga rusak akhlak dan iman, karena ia dan kelompoknya menggoda bagi manusia yang tengah di timpa musibah, dalam kelompok ini ada juga yang bernama TABBARUN, dia (tabbarun) akan membuat manusia yang kena musibah yang telah rusak akal dan iman nya, menganggap teriakan dan tangisan meratapi musibah, memukul mukul pipi atau lain sebagainya adalah sesuatu yang indah pada saat terkena musibah, maka gelaplah hati dan akal hingga tak jarang manusia mengambil keputusan yang sangat merugikan dirinya dan binasa tanpa membawa bekal iman sama sekali. Dan celakanya, musibah hanya bagaikan “tontonan” dan cerita pendek yang mudah dilupakan tanpa mengambil hikmah, yang pada akhirnya tak jarang musibah berulang dengan kejadian yang sama.
3. Kelompok atau syetan yang bernama A’WAN, yang merupakan penggoda untuk para penguasa agar menjadi dzolim dan kawan setianya mendzolimi manusia, dengan mentalbiskan sesuatu yang haq dengan kebatilan, seingga kebatilan menjadi sesuatu yang lumrah dan wajar,sehingga korupsi bertebaran di setiap manusia yang memiliki kekuasaan, berteriak atas nama ummat dan masyarakat yang sesungguh nya adalah hanya “bagi bagi jatah” kekuasaan, bahkan Allah SWT dalam Al Qur,an telah menyindir dengan sindiran yang keras, Firman Allah SWT;
KETIKA ORANG ORANG YANG DZOLIM ITU BERKATA, SESUNGGUHNYA KAMI TELAH BERBUAT KEBAJIKAN DAN ALLAH SWT MENJAWAB :“SESUNGGUHNYA MEREKA ITULAH YANG MELAKUKAN KERUSAKAN (FASAD) AKAN TETAPI MEREKA TIDAK MENYADARI NYA”.
4. Kelompok atau syetan yang bernama HAFFAF, dia merupakan syetan yang mentalbiskan rasa tidak enak menjadi rasa yang nikmat dan lezat dari khamar atau minuman keras, menampakkan manfaat sejelas-jelasnya daripada mudharat khamar, menyelimuti rasa pahit dengan rasa manisnya gengsi dan kesombongan dunia dalam kemasan dan rasa khamar, hingga tenggelamlah manusia dalam nafsu tanpa akal.
5. Kelompok atau syetan yang bernama MURROH, dia merupakan pasukan penggoda dari peniup seruling ( nashoihul ibad bab Sembilan Sembilan maqolah ketiga) dan music, membuai manusia dengan keindahan suara-suara music, memanjakan akal manusia dengan suara-suara music,tenggelam dalam hayalan-hayalan yang pada akhir nya manusia lalai akan kewajibannya, dan sama sekali tidak mengenal jati dirinya, mendorong manusia menumpahkan khayalannya kedalam syair-syair membuai dan sesat serta mendorong manusia untuk berbuat maksiat. Terkecuali syair-syair yang tercipta dari para pemuja dan pecinta Allah SWT, dan para pensyi’ar agama Allah SWT berisikan tentang ajakan dan nasihat untuk mengagungkan Alloh SWT.
6. Kelompok atau syetan yang bernama LAQUS, dia merupakan syetan yang menggoda manusia secara bersamaan dengan saudaranya yaitu WALHAN, pada mulanya LAQUS adalah yang didik oleh iblis dan azazil untuk mendorong manusia zaman para Nabi nabi agar menyembah api, sehingga api dapat menyerupai bentuk binatang buas dan lain sebagai nya, sehingga manusia saat itu menjadi takut dan was was serta ragu akan mukjizat Allah SWT kepada para Nabi, dan Allah SWT melindungi para Nabi dari gangguan jenis syetan ini, seiring perkembangan zaman dan teknologi, maka iblis menciptakan tiga nama untuk anak cucunya agar dapat menggoda manusia sampai hari kiamat, yaitu;
A’WAR ; yaitu yang menggoda kaum laki laki dengan menghangatkan kelamin dengan tiupannya, hingga mendorong untuk berzina, dan sebaliknya bagi yang telah menikah secara syar’iyyah, Wanita yang bukan muhrim akan di tambah kehangatan nya dari pada istri yang syah menurut hukum syar’i.
WASNAAN ; syetan ini menggoda pada waktu waktu sholat dan ibadah dengan rasa kantuk dan menyelimuti orang orang yang tidur dengan selimut ciptaannya yang hangat pada saat cuaca dingin dan rasa takut akan sakit apabila terkena air untuk bersuci, dan saat cuaca panas dia mampu untuk melenyapkan rasa panas saat manusia terlelap tidur.
ABYAD ; apabila kedua syetan itu tak mampu menggoda manusia dengan godaan
godaan diatas, di karenakan manusia tersebut memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi (para wali), maka ABYAD inilah yang akan turun tangan menggoda manusia setingkat para wali keimanan nya, dengan membiarkan manusia tersebut memiliki sebanyak banyak nya pengikut yang memuji nya, dengan mencari pengikut sang taqwa yang lemah iman tapi pintar akal nya, guna mengacaukan fikiran sang taqwa, dan mencari pengikut dari sang taqwa yang hati nya berpenyakit dengki dan tamak,sombong dan keras hati, yang inti nya sang taqwa akan di serang dan di goda melalui pengikut nya sendiri,hingga sang taqwa merasa tidak mampu untuk meluruskan pengikut nya tersebut, hingga ABYAD dapat mencampurkan kemusyrikan dalam ibadah sang taqwa secara halus dan sangat samar. Intinya mereka yang memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi harus berupaya sungguh sungguh agar selamat dari godaan syetan ABYAD.
saat ini sesuai zaman yang kian maju, ketiga syetan itu menggoda manusia bersama dengan Laqus sebagai komandonya menggoda manusia dalam mencari ilmu dan ibadah melalui teknologi elektronika agar membuat dan melihat sesuatu yang jelas jelas dilarang oleh Agama, karena setiap alat elektronik mengandung zat api hingga mudah sekali mereka membuat manusia tergelincir kedalam kemaksiatan.
7. Kelompok atau syetan yang bernama MASUTH (mathuun), merupakan syetan yang menggoda manusia melalui lidah manusia, membuat berita bohong,perkataan yang keji,perkataan yang menyakiti hati manusia lain,perkataan yang merugikan orang lain, fitnah dan lain sebagainya, dia (masuth) mengarahkan pandangan mata manusia kearah yang akan membuat manusia melihat sesuatu keindahan semu, tubuh lawan jenis maupun sejenis, hingga mudah bagi masuth untuk mendorong manusia berkata kata yang kotor, dan menciptakan kekejian dan maksiat melalui lisan.
8. Kelompok atau syetan yang bernama DASIM, semua dzuriyyat syetan bekerja menggoda manusia siang dan malam tak kenal lelah, namun yang paling populer di kalangan syetan dari zaman ke zaman adalah dasim, karena hampir 99 % kekalahan manusia oleh syetan jenis ini, karena paling di lupakan manusia, dia (dasim) adalah penggoda yang khusus berada di rumah rumah manusia,dia menggoda para istri di rumah, anak anak, pembantu rumah tangga,tukang kebun dan siapa saja yang berada di dalam rumah tersebut, hingga mendorong manusia untuk melakukan Talak, pukul memukul dan caci memaki, serta "khuluk" (talak yang dilakukan istri terhadap suami dengan cara yang tak sesuai Hukum) istri terhadap suami, semua itu tanpa pertimbangan melalui hukum syar’i dan ahkamul ahsan para Ulama’. dasim termasuk syetan yang populer dan seluruh kalangan syetan tak pernah menolak untuk membantu nya dalam bertugas.
9. Yang terakhir adalah kelompok atau syetan yang bernama WALHAN, dia khusus menggoda manusia manusia ahli ibadah, Ulama’, ustadz, dan semua manusia yang tingkat kesabaran dan ketaqwaan nya tinggi, seperti yang telah di jelaskan diatas, walhan bekerja sama dengan LAQUS, bedanya adalah, walhan selalu mencari cari kesempatan lebih cermat dari pada laqus,dia menjaga manusia dari mulai bangun dari tidur sampai tidur lagi, dari permulaan niat ibadah sampai akhir pelaksanaan ibadah. Hingga Nabi kita Nabi Besar Muhammad SAW dalam hadits nya berkata ;
“Dalam berwudlu ada syetan, yaitu walhan, takutlah akan dia, dan hindarilah” (Nashoihul ibad)
Maksud dari takut kepada syetan adalah bukan takut akan wujudnya, tetapi takut akan godaannya dan terpengaruh perbuatan yang di inginkan si syetan tersebut, karena walhan dan laqus akan membuat manusia merasa kurang dalam memakai air untuk bersuci, hingga terjadilah mubadzir dalam menggunakan air untuk bersuci (isti'malil ma), dan dalam mandi suci untuk mengangkat hadats besarpun manusia akan di goda dengan perasaan “sudah benar” dalam pelaksanaannya, dan menganggap hal tersebut kurang penting untuk di pelajari rukun dan syaratnya yang sesuai dengan hukum syar”i. maka kalimat “hindari” dalam hadits ini adalah, manusia benar benar memperhatikan “niat” dan rukun dan syarat sahnya bersuci/berwudlu, dan niat untuk melakukan semua amal ke bajikan.
Jamaah yang di muliakan Alloh SWT, maka dari itu, marilah kita meningkatkan Iman dan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT, dengan senantiasa memuji Nya, menyembah Nya, mendahulukan Dia atas segala gala nya, memohon perlindungan hanya kepada Nya, karena Islam menjelaskan bahwa, “apabila ada orang yang merasa ada pada dirinya musuh yang paling gigih selain nafsu dan syetan, maka orang itu belum mengenal dirinya, dan apabila ada orang yang merasa ada di dirinya penolong selain Alloh SWT, maka dia belum mengenal Tuhan nya”.(Nasoihul ibad)
Semoga kita semua termasuk orang orang yang bertaqwa, amin….
“Robbana, na’udzubika min hamazatissyayatiin, wa na’udzubika ya Robbana an yakhduruun..” Robbana atina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, wakina 'azabannaar, Allohumma solli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘ala alihi wasohbihi wa sallam….,
Subhanakawlohumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika…”
Wassalamu’alaikum wr,wb
wallahu a'lam bissawab
Langganan:
Komentar (Atom)




